Penilaian kesehatan bank pada Bank Umum Syariah Indonesia menggunakan metode RGEC
Abstrak
Penelitian ini menganalisis tingkat kesehatan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia pada tahun 2024 dengan menggunakan metode RGEC, yang mencakup Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik purposive sampling untuk memilih 13 BUS berdasarkan ketersediaan laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan. Data sekunder diperoleh melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif sesuai standar regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUS secara umum berada dalam kondisi sehat. Rata-rata Non-Performing Financing (NPF) sebesar 1,1% berada jauh di bawah ambang batas 5%, dan sebagian besar Financing to Deposit Ratio (FDR) berada dalam kisaran sehat 80–110%. Dalam aspek tata kelola, mayoritas bank memperoleh peringkat “Baik” untuk Good Corporate Governance (GCG). Kinerja profitabilitas yang diukur melalui ROA dan ROE bervariasi cukup lebar, dengan BTPN Syariah menunjukkan hasil terbaik, sementara Bank Syariah Bukopin menjadi yang terlemah karena mencatat ROA negatif. Seluruh BUS memiliki tingkat permodalan yang kuat, tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berada jauh di atas batas minimum 8%. Secara keseluruhan, tingkat kesehatan BUS tahun 2024 dinilai baik, meskipun beberapa bank perlu meningkatkan profitabilitas dan fungsi intermediasi. Temuan ini bermanfaat bagi regulator, manajemen bank, investor, dan masyarakat dalam pengambilan keputusan.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Author and Publisher

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Tazkia Islamic Finance and Business Review (TIFBR) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See the Effect of Open Access).


